Adsense

Senin, 19 Maret 2012

LEGITNYA LABA KUE SUS

Anda penikmat kue basah? Bila iya, tentu lidah Anda pernah mencicipi kue basah berbentuk bulat kecil, dengan kulit luar yang renyah dan gurih. Begitu bagian dalamnya yang berisi fla yang lembut mampir di mulut, rasanya jadi manis dan lezat. Betul, kue sus namanya. Kue ini beken di Bandung. Tapi, kini kita juga bisa mencicipinya di berbagai daerah.
delisoes1Adalah Sandi Gunawan, salah seorang yang ikut mempopulerkan kue sus ke beberapa kota di Indonesia. Mengusung bendera Delisoes, Sandi terjun ke bisnis kue sus sejak akhir 2006. "Sus buatan saya lebih kriuk dan isian dalamnya tidak sebatas fla biasa," beber Sandi seperti dikutip kontan.co.id.

Saat ini Delisoes menawarkan 17 varian rasa fla. Antara lain fla rasa cokelat, blueberry, lemon, nanas, durian, mangga, dan pisang. Tak ketinggalan, rasa talas yang dijamin membuat lidah bakal menari keenakan.

Soes kreasi Sandi ini lumayan berhasil memikat lidah konsumen. Karena pasar menyambut, Sandi lantas menawarkan kemitraan usaha sejak Juni 2007.

Tawarannya mendapat respon cukup baik dari pasar. Dalam waktu satu setengah tahun, Sandi sudah mempunyai 35 gerai. Semuanya milik mitra. Gerai Delisoes tersebar di kawasan Jabodetabek, Surabaya, Malang, Sulawesi, Jawa Tengah, dan di  Papua.

Jika Anda juga tertarik menjadi mitra Delisoes, tentu ada persyaratan yang harus Anda penuhi. Salah satunya, tentu saja syarat modal. Tapi tak usah khawatir, sebab Sandi mensyaratkan modal yang terjangkau. Calon mitra hanya perlu menyetorkan modal sebagai investasi awal sebesar Rp 6  juta. “Itu sudah termasuk biaya kemitraan selama lima tahun, gerai, dan seluruh perlengkapan memasak. Jadi, mitra tinggal memasak adonan saja,” imbuh Sandi.

Paket investasi awal tersebut sudah termasuk peralatan seperti kompor, panci, oven, mixer, dan lainnya. Sandi juga akan memberi pelatihan bagi dua karyawan mitra Delisoes.

Setiap gerai biasanya mempekerjakan  satu hingga dua orang karyawan. “Kami akan melatih sampai mitra bisa membuat kue sus dengan rasa dan kualitas yangsesuai standar kami,” ujar Sandi.

Sandi juga mewajibkan mitra membeli bahan-bahan, seperti tepung adonan dan aneka varian fla dari dia. Perinciannya, harga tepung adonan saat ini Rp 25.000 per 500 gram, adapun harga aneka isian fla berkisar Rp 27.500 hingga Rp 30.000 per kilogram.

Dari 500 gram tepung adonan, si mitra bisa membuat sekitar 50 potong kue sus. Dus sekilo isian fla cukup untuk 100 porsi untuk isian fla.

Berdasarkan pengalaman membesarkan ke-35 gerai, Sandi menargetkan satu gerai kemitraan Delisoes bisa membukukan angka penjualan minimal Rp 200.000 per hari atau Rp 5 juta hingga Rp 6 juta per bulan. "Dengan asumsi omzet Rp 5 juta per bulan, mitra bisa balik modal  sekitar tiga bulan saja," ujar Sandi.

Seberapa besar peluang calon mitra mencapai target itu dan bagaimana prospek bisnis Delisoes? Sebagai pertimbangan, silakan Anda simak penuturan Soraya, mitra Delisoes di Bekasi, Jawa Barat.

Soraya membuka gerai Delisoes sejak akhir 2007. "Saat ini, saya sudah mampu meraup omzet Rp 10 juta per bulan," ujar Soraya.

Dengan harga jual Rp 2.000 sampai Rp 3.500 per sus, mitra Delisoes bisa mendulang laba bersih sebesar 100%. Artinya, harga jualnya dua kali lipat dari harga bahan baku. Anda tertarik menikmati kriuk laba dari Delisoes?
Delisoes Jl. Taman Kopo Indah III D-4, No. 65, Bandung
(022) 92934806, 91872525 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan berikan kritik dan saran untuk artikel ini. Terima kasih telah membaca artikel saya.